MEMAHAMI TREND DALAM TRADING

Salah satu pemahaman dasar bagi seorang trader adalah mengidentifikasi trend.Tetapi bagi yang sudah punya jam terbang tinggi sebagai trader, identifikasi trend tidak terlalu menjadi masalah.Tapi bagi trader pemula, dalam mengenal trend ini seringkali menjadi masalah sulit yang pasti akan mengalami dalam trading

Trend dalam trading bisa dibedakan menjadi 3:
Up trend (trend naik), Down trend (trend turun), dan Sideways.

Bagaimana cara mengidentifikasi trend itu?

Mungkin trader juga sering melihat (membaca) atau mendengar keluhan curhatan yang terkadang malah malah jadi lucu, seperti berkaitan dengan kebingungan mengenali trend ini. Di-buy malah turun, giliran di-sell malah  naik.

Biasanya setelah kata kata itu, kemudian muncul kalimat berisi aneka macam curahan kekesalan yang biasanya tak lupa juga terselip berbagai koleksi kata-kata “indah”.

Srupuuut dulu om,
Jangan lupa pakai celana,
Gurih enyoy,
Senggol dikit gunungnya biar ikut goyang,
Ditiup om pakai teknik gebah,
Fokus saja om di rumput sendiri lebih hijau kok,
Opennya di geprek om,
Hajar terus om,
Sengatan lebah madu menghisap biduan hijau,
Ikut joget gak ikut nyawer,
Lose berapa jandanya,
Pergi kaya kado pulang kaya bungkusan paket,

dan masih banyak lagi kata indah ini, terus terang saya sering geli ngakak dengernya. Yah, setidaknya saya jadi teringat di masa lalu, saat trading tak pernah lepas dari yang namanya bingung banget dan panik.

Tetapi sahabat trader yang sudah menduduki rangking para master, tulisan ini mungkin hanya sekedar mengenang masa lalu yang indah.

Tetapi bagi sahabat trader yang masih pemula, pemahaman tentang trend ini mutlak harus di kuasai.

Terkadang memang cara membaca trend trader A dan B dengan sudut pandang open posisi Time Frame sedikit berbeda tetapi dasar dari pemahaman dengan bantuan candle stik sangat membantu bisa di tambah indikator Exponential Movering Avarage atau Garis Rata-rata sebagi acuan untuk menilai point’ harga market 30-60 menit bahkan bisa 3-5 jam ke belakang grafiknya seperti apa.

Bila grafik cenderung dari atas ke bawah berati maka Down Trend
Bila grafik cenderung dari bawah ke atas berarti market Up Trend
Dan bila grafik menembus candle baik up or down rata marketnya bisa dibilang sidways.

Jadi butuh pemahaman dan butuh latihan serius.

Salam Sahabat Trader.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Join via Whatsapp